Tampilkan postingan dengan label Computer and Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer and Technology. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Agustus 2013

Cara Disable IP Auto-configuration

Auto-configuration untuk IP address adalah sebuah fitur dari network adapter pada PC terintegrasi Windows yang digunakan untuk melakukan setting otomatis pada sistem pengalamatan PC tersebut. Skema kerja dari auto-configuration itu sendiri adalah sebagai berikut :
  1. Saat network adapter terpasang pada PC, secara otomatis Windows akan menggunakan protokol TCP/IP pada adapter tersebut. Jika tidak ada langkah lebih lanjut yang diambil oleh user, maka konfigurasi pengalamatan protokol tersebut diatur ke "Obtain an IP address automatically" (meminta IP address ke sebuah DHCP server).
  2. Jika PC tersebut di-reboot maka adapter tersebut akan mencoba menghubungi DHCP server untuk meminta IP address.
  3. Jika tidak ada DHCP server yang dapat dihubungi (hal ini biasa terjadi pada private LAN), maka Windows akan memberikan alamat khusus (dengan network address 169.254.xxx.xxx) untuk adapter tersebut.
  4. Kemudian Windows akan mencoba untuk

Jumat, 06 Januari 2012

Cara Mengatasi Windows XP yang Sering Restart

Windows XP yang sering restart sendiri terjadi karena beberapa faktor. Kadangkala disebabkan oleh virus yang menyerang system, dan mungkin hal itu terjadi karena adanya kerusakan hardware komputer (proccesor yang panas maupun power supply yang lemah).

Tetapi bisa juga disebabkan oleh hilang / rusaknya file kernel32.dll, tanda-tanda terjadinya hal ini adalah windows langsung restart saat baru muncul logo windows berlatar belakang hitam (sebelum masuk jendela welcome screen berlatar belakang biru). Masalah yang sama juga terjadi saat hendak masuk ke safe mode yang selalu restart dan gagal booting ke windows sehingga anda tidak bisa masuk ke dalam windows. Anda dapat mengembalikan file kernel32.dll yang hilang / rusak dengan menggunakan CD Windows XP dengan cara dibawah ini:
  1. Masukan CD Windows XP kedalam drive CD-ROM anda.
  2. Restart komputer, masuk ke BIOS kemudian pilih urutan boot prioritas pertama pada CD-ROM.
  3. Setelah masuk ke layar instalasi, tekan tombol R pada keyboard untuk menuju mode Recovery Console.
  4. Pilih lokasi instalasi Windows XP anda dan masukan password administrator.
  5. Setelah muncul command prompt, ketikkan perintah-perintah berikut secara berurutan
    • cd system32 (enter)
    • ren kernel32.dll kernel32.old (enter)
    • expand I:\i386\kernel32.dl_ (enter)*
    • exit (enter)
*) Huruf I adalah letter untuk CD/DVD-ROM Drive, huruf ini dapat disesuaikan dengan drive CD/DVD-ROM anda.

Sumber :
http://xvongola.blogspot.com/

Minggu, 20 November 2011

Cara Menghapus Autorun

Biasanya autorun masuk ke flashdisk yang di plug secara sembarangan, tidak memperhatikan keadaan sebuah komputer apakah bersih atau penuh oleh virus. Berikut adalah cara singkat menghapus virus autorun.
Cara ngehapus autorun.inf lewat command prompt  :
  1. Klik Start - Accessories - Command prompt atau bisa juga dengan klik run lalu ketikkan cmd.
  2. Pda command prompt ketikkan cd /d x:\
    *)Huruf "x" di ganti dengan alamat flashdisk tersebut.
    Contoh : cd /d g:\ 
  3. Tekan enter.
  4. Kemudian ketikkan del autorun.inf f/a/s/q
Setelah itu file autorun.inf sudah terhapus. Mudah-mudahan bermanfaat.

Mengatasi Hang pada Komputer

Mungkin sudah banyak orang yang mengenal istilah hang pada komputer, yaitu peristiwa dimana komputer tidak merespon apapun yang kita lakukan atau inputkan pada mouse maupun keyboard.
Jika komputer sedang hang, biasanya seseorang me-restart komputernya. Namun hal ini memang ribet dan memakan waktu. Untuk efisiensi waktu ada cara mengatasi hang atau error ringan pada komputer. Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi hang :
  1. Klik start 
  2. Pilih menu Run (atau tekan tombol Win+R pada keyboard)
  3. Ketikkan tskill explorer
  4. Klik OK atau tekan enter pada keyboard
Tunggu beberapa saat maka komputer anda akan kembali seperti semula.
Semoga bermanfaat.

Senin, 07 November 2011

Cara Mengecek Sensitifitas AV (Anti Virus)

Seberapa sensitifkah anti virus anda?
Disini saya memiliki cara mengecek anti virus bekerja dengan baik atau tidak. Berikut adalah langkah-langkahnya :
  • Klik Start - All Programs - Accessories - Notepad
  • Copy paste script berikut pada notepad :

X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H*
  • Klik File pada menu bar - Save As
  • Pada kotak dialog "File name", ketikkan eicar.com
  • Pada kotak dialog "File type" atau "Save as type",  pilih all types
  • Klik Save

Jika AV anda menolak untuk menyimpan file tersebut maka dapat dipastikan Realtime Protection AV anda dalam keadaan baik. Jika AV dalam keadaan baik, biasanya file tersebut akan dihapus secara paksa tanpa melakukan scan terlebih dahulu.
Tapi jika AV anda cuma bengong, ya gapapa sih. Namun ada baiknya untuk coba scan file tersebut, biasanya AV akan menghapus tanpa kompromi pada file tersebut. Tapi sayangnya hal ini menandakan AV anda kurang responsif.

Penjelasan :
File yang kita buat diatas sebenernya bukan virus, hanya semacam test file yang dikembangin European Institute for Computer Anti-virus Research (EICAR) untuk melihat reaksi AV.

Rabu, 17 Agustus 2011

10 Virus Komputer Paling Berbahaya

10 Virus Paling Berbahaya

Selasa, 30 November 2010

Membuat Boot Master Windows Vista / Windows 7 pada Flashdisk Bag. 2

Pada postingan sebelumnya saya telah membahas mengenai cara membuat boot master windows Vista dan 7 (Seven). Pada kesempatan ini saya juga akan membahas tentang hal itu. Lalu, apa perbedaanya? Perbedaannya adalah langkah-langkah yang saya paparkan pada postingan sebelumnya hanya bisa dilakukan pada sistem operasi Windows Vista dan 7 (Seven) saja karenak versi program DISKPART yang ada di Windows Vista / 7 lebih baru dan mampu mendeteksi serta mengelola flashdisk, sedangkan program DISKPART yang ada pada Windows XP tidak bisa. Sedangkan pada postingan kali ini saya akan memaparkan langkah-langkah membuat media instalasi Windows Vista dan/atau 7 (Seven) yang pembuatannya menggunakan PC dengan sistem Windows XP dan menggunakan utility tambahan MBRWiz.
Saya akan memaparkan sedikit mengenai keunggulan media instalasi Windows melalui flashdisk dibandingkan melalui CD/DVD. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, yaitu dari segi efisiensi, kecepatan, dan kepraktisan, flashdisk jauh lebih unggul daripada CD/DVD.

Daftar kebutuhan yang diperlukan dalam membuat media instalasi Windows Vista / 7 (Seven) adalah sebagai berikut :
  • Flashdisk yang berukuran > 4GB
  • Source Windows Vista dan/atau 7 (Seven)
  • Utility MBRWiz (download disini)
  • Utilty HP USB Disk Storage Format Tool untuk memformat UFD (download disini)
Dan berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk

Senin, 29 November 2010

Membuat Boot Master Windows Vista / Windows 7 pada Flashdisk

Pada pembahasan sebelumnya saya telah mempostkan materi mengenai langkah-langkah dalam membuat boot master Windows XP pada Flashdisk, maka kali ini saya akan membahas mengenai cara membuat boot master Windows Vista dan Windows Seven ke dalam Flashdisk.
Alat dan bahan yang diperlukan antara lain :
  • USB flashdisk minimal 4 GB
  • CD original Windows Vista atau 7
  • PC terintegrasi Windows Vista atau 7 karena program diskpart-nya lebih baru dan mampu mendeteksi flashdisk.
Langkah-langkahnya antara lain sebagai berikut :
  1. Pasangkan flashdisk pada USB slot.
  2. Buka command prompt, ketikkan perintah "diskpart" sehingga akan berada pada console DISKPART>
  3. Ketikkan perintah "list disk" untuk melihat disk dan USB flashdisk yang ada. Perhatikan nomer disk yang merupakan alamat flashdisk dan ingat nomernya (misal "disk 1").
  4. Pilih dan aktifkan flashdisk dengan perintah "select disk 1".
  5. Ketikkan perintah berikut secara berurutan :- clean
    • create partition primary
    • select partition 1
    • active
    • format fs=NTFS quick
    • assign
    • exit
  6. *) Gunanya adalah untuk membuat partisi di flashdisk dan memformatnya dengan filesystem NTFS.
  7. Masukkan DVD Windows Vista ataupun Windows 7 ke dalam DVD-ROM dan salin semua file yang ada ke flashdisk yang sudah dipersiapkan tadi.
  8. Kembali ke command prompt, masuk ke folder boot yang ada di DVD Windows (misalkan drive DVD-nya adalah Y:), perintahnya :
    • Y:
    • cd Y:\boot\
  9. Ketikkan perintah "bootsect/nt60 G:" dimana G: merupakan drive letter untuk flashdisk-nya.
  10. Sekarang flashdisk-nya siap digunakan untuk boot master windows. Atur BIOS komputer anda agar booting pertamanya adalah USB, kemudian reboot.
Referensi :
http://blog.unand.ac.id/

Membuat Boot Master XP Windows pada Flashdisk

Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga Operating System keluarga pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft dengan menggunakan antamuka penggunak berbasis grafik (Graphical User Interface).

Operating System Windows telah berevolusi dari MS-DOS (OS berbasis text dan command line) menjadi sebuah Operating System berbasis GUI.

Untuk menginstalasi windows pada laptop mungkin bukanlah suatu hal yang merepotkan, namun untuk menginstalasi pada netbook yang tidak memiliki perangkat optik (optical drive) adalah sesuatu yang sulit karena media instalasi Windows berbentuk kepingan CD/DVD.

Untuk itu mari kita pelajari cara untuk membuat Boot Master Windows pada Flashdisk sehingga permasalahan di atas dapat diselesaikan. Tujuannya adalah untuk membuat media instalasi Windows bagi netbook maupun komputer yang tidak memiliki optical drive.

————————————————————————————————————

MEMBUAT BOOT MASTER WINDOWS XP
Alat dan bahan yang diperlukan antara lain :
  • USB flashdisk minimal 1 GB
  • CD original Windows XP
Langkah-langkahnya antara lain sebagai berikut :
  • Download dan install WinSetupFromUSB.
  • Buat folder khusus tempat menyimpan file-file instalasi Windows. Misal = D:\WinXP
    Selanjutnya, copy-kan semua